lisa bukan nama seorang perempuan, tapi singkatan dari KOS LIma SAtu...kos yang menyisakan banyak cerita, banyak kenangan, banyak pengalaman.....
di tempat itu aku bertemu eneng isti, dea manis, tifa ndut, mbak lena, bu guru dian, mbak dini, si kecil dan si pintar chavia, si nyebelin renita anggraeni.....mereka yang memberiku warna dalam hidup, berfikir dalam menjalani kehidupan jauh dari kedua orang tuaku...lagi-lagi aku tidak sendiri puspa ayu bersamaku menjalani semua....
tempat ini telah menarik perhatianku sejak pertama aku datang melihatnya pertama kali sampai akhirnya kutinggalkan kos ini dengan tangis air mata dan berta hati tapi langkahku memang harus terus demi masa depan, dan LISA menjadi bagian hidup kami semua...
kini eneng isti telah hidup bersama keluarganya dan kehidupannya di tanah jawa barat
si manis dea menempuh cita-citanya di ibu kota jakarta, lagi-lagi merantau heeee
tifa ndut mengejar kariernya di kota kembang bandung dan berkumpul dengan keluarga terkasih;
mbak lena berhasil menyelesaikan status dokternya dan kini menjadi pegawai negeri sipil di tanah rantau bersama kisah cintanya ;
mbak dian, sang guru bahasa inggris yang piawai dengan bakatnya kini meneruskan kuliahnya kembali di UGM guna meraih mimpi dan masa depan;
si pintar chavia telah beranjak besar dan mulai menapaki dunia SD ...we love you cantik...
puspa ayu damayanti sedang gigih menuju hari-hari wisudanya,,,lets we meet again at our earth...;
mbak dini menjajajki dunia barunya , good luck mbak din....
renita..., selesaikan skripsimu dan raih masa depanmu tuk membahagiakan ibumu cantik...doa kami untukmu....
merekalah perempuan-perempuan yang mengisi hari-hariku di LISA, tanpa mereka takkan ada senyum dan tawa yang terkembang, tidak hanya itu tangis pun kami rangkai dalam kebahagiaan.....
semoga pertemanan ini menjadi persaudaraan yang abadi.............
i love you girls,,,,,,,,,,,
from balikpapan with love
Tidak ada komentar:
Posting Komentar