laman ini memang ku buat untuk menulis seluruh kisah hidupku....yang tidak habis di jalani....wkwkwk, kali ini kutulis kisah sepasang MADILOG TAN MALAKA dan SALON...kuliahlu telah selesai dan aku terserang penyakit ingin cepat-cepat pulang ke kampung halamanku walhasil aku menjadi malas bangun dari tempat tidur sembari berdoa agar aku langsung tiba di kamar tidurku di balikpapan ( g mungkin lah ...),,, hari itu yang kuingat adalah hari jumat, karena aku cinta hari jumat...kalo kata orang jumat adalah keramat dan kiamat, untuk tanggalnya aku lupa...seperti biasa aku mencari kerjaan dengan seorang sahabatku (musuh lebih tepatnya)bernama PUSPA AYU DAMAYANTI....hari itu niatku adalah menyelesaikan tugasku untuk mengirimkan semua buku-buku serta barang-barangku yang masih tersisa ke tempat pengiriman jasa paket antar provinsi dengan bantuan sahabatku itu tuntaslah pekerjaanku....
sebenarnya itu semua ku segerakan karena aku ingin ikut ayu yang mau ambil data penelitiannya ke dienk...tau kan dienk????? kalo g tau searching yooooooo.....
setelah pulang dari jalan ringroad...kami makan kami pulang dan merebahkan tubuh kami di kosan kami...karena mata ini gatal diusik oleh sesuatu..yang tak lain adalah tumpukan koran bekas langganan milik kami yang tak kunjung kami buat klipping..( dulunya idealisme mahasiswa untuk mengumpulkan berita-berita sebagai bahan diskusi kelak jika kami menjadi dosen di kampung halaman kami,,khusus aku sech sebenarnya)....kembali lagi!!!!!!!!! dengan melalui perdebatan panjang akhirnya kami memutuskan untuk menjual seluruh barang berharga yang kami punya selain harga diri kami masing-masing....kamipun bergegas mengikat seluruh tumpukan koran menjadi ikatan-ikatan yang nantinya mampu diangkut untuk dibawa ke tempat penjualan koran bekas...setelah berhasil mengikatnya menjadi 14 tumpukan koran akhirnya kami kembali mencari kertas-kertas tak layak pakai yang kami kumpulkan di saat penulisan tesis kami (ups...)...setelah semua terkumpul ,,,,dan ternyata "busyet di bawa pake apaan nech???? jawabku dengan enteng..."naek motor kita bolak-nalik 3 atau 4 kali....." "apaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaa (puspa ayu menjadi gila) capek tau...." "emank tapi kan g buang uang terlalu banyak, apalagi kita g tau nie koran di hargai berapa?????...."""" """gimana kalo kita cari tossa nganggur terus kita tawar harganya, syukur2 kalo di pinjemin...(puspaayu).."terus aku yang bawa kamu yang duduk di belakang jagain koran gitu...yang ada malah ribet, antara mogok dijalan dan diketawain orang atau nabrak mobil depan karena bingung ngeremnya!!!!!!!!!!@@@@@@@@@@@########????...baiklah mari kita mencariiii....putaran 1 tidak berhasil, putaran 2 belum terlihat,,putaran 3 pasrah dengan opsi menggunakan kendaraan pribadi....
eng.ing.eng.......dikos sepi puspa...gimana cara naikkin nie koran ke pangkuanku...(puspa tertawa tanpa alasan, sementara aku bingung 10 keliling)...dengan akal sehat akhirnya tumpukan koran 1 berhasil kami bawa walaupun posisi aku duduk di belakang sungguh sangat tidak nyaman (puspa masih tertawa terbahak..bahak....)...readyyyyyyyy gooooooooooooooooooooooooooooo......
di tempat penimbangan:
mbak titip koran dulu boleh,,,???" wah kami mau makan mbak kami mau istirahat
cuma nitip mbak ( siapa yang ngalangin mbak makan.....))
ooo gitu mbak ...boleh ditaruh di dalem aja mbak terus di kasih beban dan diingat2 takutnya dikurangin sama orang....
(dengan senyum manis) terimakasih mbak......
(kami kembali menemui mbaknya setelah yang ke 3 kalinya dan semua telah terangkut....senangnya hatiiiiiiiiiiiiiiii)))) eitsssssssssss ternyata itu belum selesai....karena bukan hanya koran dan si mbak tidak menerima kertas yang dalam bentuk jilidan WALHASIL kami harus membuka jilidan2 bekas kami ujian proposal tersebut....krik.krik.krik....kami mirip banget kaya pekerja di pabrik kertas...hiks.hiks.hahahaha..wkwkwkwkwwk....sedih tapi ini hidup
beberapa jam kemudian...
tibalah saatnya kami menimbang harta karun milik kami...
APAAAAAAAAAAAAAAAAAA.....130 KG,,,,,tak kusangka...tak kukira......
tung..hitung..hitung,kami mendapatkan uang kalo tidak salah ingat sebanyak 270ribu rupiahhhhhh,,,senangnya hatiku hilang capekku.eitssssssssssssssss diam-diam ternyata mbak puspa merasa di bohongi oleh mbak kasirnya...karena seharusnya kami bisa mendapatkan lebih dari itu....tapi gpp puspa ini sudah cukup dan uang itu kami gunakan untukkkk
MEMBELI 2 BUAH BUKU MADILONG TAN MALAKA, minum es kacang merah, es campur dan facial di SALON langganan kami...............................
Tidak ada komentar:
Posting Komentar